Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan kesejahteraan rohaniwan terus diperkuat. Setelah sukses menyalurkan insentif bagi ribuan guru ngaji tahun ini, Bupati Jember, Gus Fawait, memastikan bahwa tahun depan akan ada lebih banyak penerima, termasuk para Ketua Kelompok Pengajian.
Hal ini ditegaskan Gus Fawait saat menyapa ratusan guru ngaji dan ketua kelompok pengajian di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Jombang, pada Minggu (9/11/2025) sore. Pertemuan ini menjadi penutup perjalanan bupati dalam menyapa warga Jombang.
Dalam sambutannya, Gus Fawait langsung menanyakan status pencairan insentif yang menjadi hak para guru ngaji.
“Bagaimana ibu-ibu sekalian, apakah semua sudah menerima insentif?” tanya bupati Gus Fawait.
Pertanyaan tersebut sontak memancing beberapa guru ngaji untuk maju dan menyampaikan masalah yang mereka hadapi. Dua di antaranya adalah Ibu Jumani dari Desa Keting dan Ibu Musa’adah.
Ibu Jumani menyampaikan kendala administrasi yang membuatnya belum mendapatkan honorarium, padahal ia aktif mengajar di Rowotengah, Sumberbaru. Sementara itu, Ibu Musa’adah mengungkapkan bahwa ia dulunya terdaftar, namun kini namanya hilang dari daftar penerima.
Menanggapi keluhan ini, Gus Fawait langsung meminta klarifikasi dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan kepala desa setempat untuk mencari akar masalahnya. Setelah ditemukan solusi, bupati menginstruksikan agar setiap kasus yang belum terakomodir segera ditindaklanjuti.
“Bagi yang belum mendapatkan insentif tahun ini, saya tegaskan, tahun depan wajib terdaftar dan menerima! Tentu dengan catatan, semua persyaratan dipenuhi secara valid,” tegasnya.
Bupati Fawait juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember telah meningkatkan alokasi insentif, dengan jumlah penerima mencapai 22.000 guru ngaji pada tahun ini, lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Kabar baik tidak berhenti di situ. Selain menjamin keberlanjutan dan penyaluran insentif guru ngaji, Gus Fawait juga memberikan janji kepada para ketua kelompok pengajian.
Bupati menjamin bahwa setiap ketua kelompok guru ngaji akan menerima tunjangan khusus mulai tahun depan. Mengenai nominalnya, Gus Fawait meminta hadirin untuk menunggu realisasinya.
“Dapat berapa? Tunggu tahun depan ya,” imbuhnya, disambut antusias oleh ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji yang hadir.
Langkah ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan perhatian penuh terhadap garda terdepan pendidikan agama di tingkat masyarakat. (Yif)
