Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Jember resmi meluncurkan program penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas ekonomi, dan memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ssebelumnya, sebanyak 417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kebonsari menerima sejumlah 20 kilogram beras untuk alokasi selama dua bulan, dengan total penyaluran mencapai 8.340 kilogram.
Berdasar hasil monitoring dan evaluasi, beras yang disalurkan memiliki kualitas baik. Yakni, dengan kemasan karung yang rapi dan aman.
Proses verifikasi penerima juga dilakukan secara digital melalui aplikasi yang telah disiapkan. Tujuannya, untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Penyaluran bantuan tahap kedua digelar di Kantor Perum Bulog Mangli, Kaliwates. Bupati menyampaikan bahwa program itu menjangkau 213.433 KPM di seluruh Kabupaten Jember.
Bupati juga menyebutkan bahwa uji coba penyaluran ke 10 desa sebelumnya berjalan lancar tanpa hambatan. Hal itu menjadi indikator kesiapan sistem distribusi yang diterapkan.
“Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat rentan, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengendalikan inflasi di tengah dinamika ekonomi,” imbuhnya.
Kolaborasi lintas sektor, melibatkan Bulog, TNI, Polri, Badan Pusat Statistik (BPS), dan berbagai instansi pemerintah daerah, menjadi kunci keberhasilan penyaluran bantuan ini.
Menurut Gus Fawait, program Bantuan Pangan Beras ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Selain memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, program ini juga mendukung petani lokal.
Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Dengan pendekatan verifikasi yang ketat dan pengawasan kualitas yang cermat, diharapkan tidak ada keluarga yang tertinggal dalam mendapatkan manfaat dari program ini.
