Tepuk tangan riuh dan sorakan semangat menyambut keberangkatan ratusan peserta Tradisi Jalan Santai Tanggul–Jember (Tajemtra) ke-48 dari Stasiun Jember pada Minggu pagi (23/8/2025). Mereka dilepas langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.

​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember menyediakan transportasi gratis bagi peserta menuju titik start. Sebuah kereta khusus dengan satu lokomotif dan enam gerbong eksekutif disiapkan untuk mengangkut 288 peserta.
​Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Fawait menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Membangun Jember tidak bisa sendirian. Diperlukan sinergi dengan semua pihak, termasuk BUMN seperti PT KAI, yang telah memberikan dukungan berarti bagi suksesnya Tajemtra. Tradisi yang sudah memasuki tahun ke-48 ini harus terus kita pertahankan sebagai bagian dari upaya membangun Jember Baru, Jember Maju, khususnya di bidang pariwisata,” ujar Fawait.

​Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menyampaikan komitmen KAI untuk terus mendukung kegiatan masyarakat. “Hari ini kami berkolaborasi dengan Pemkab Jember untuk menyediakan transportasi guna mengurai potensi kemacetan dari Jember hingga Tanggul. Kami menyediakan satu lokomotif dan enam gerbong eksekutif yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” jelas Hengky. Ia juga menambahkan, antusiasme peserta sangat luar biasa, terbukti dengan 288 tiket yang habis terdistribusi.

​Tajemtra sendiri telah menjadi ikon olahraga dan budaya Jember selama hampir setengah abad. Ribuan orang setiap tahunnya mengikuti jalan santai menempuh rute puluhan kilometer dari Tanggul menuju Alun-Alun Jember, menguji fisik dan mental dengan semangat kebersamaan.

​Kerjasama Pemkab Jember dan PT KAI tahun ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi peserta, tetapi juga menjadi simbol sinergi nyata dalam mendorong Jember sebagai destinasi pariwisata unggulan di Jawa Timur. (Yif)

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *