Pemerintah Kabupaten Jember telah menyelesaikan rapat terkait dengan tenaga non-ASN yang termasuk dalam kategori R4. Dalam pertemuan zoom di GOR PKPSO Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa “Formasi yang diperlukan hanya 190 orang, tetapi ada sekitar 3.378 yang perlu diakomodasi,” tambahnya.
Tentu saja, ketika data tersebut disampaikan, banyak nama yang kemungkinan tidak akan terakomodasi. Namun, bupati menekankan bahwa hal ini berkaitan dengan masa depan banyak orang.
“Setelah hal itu, kami menerima respons, Pemkab Jember berkomitmen untuk mengusulkan seluruh R4 sebagai tenaga ASN paruh waktu,” ujarnya dengan tegas. Terlebih lagi, para R4 ini sudah memberikan pengabdian selama bertahun-tahun.
Oleh karena itu, dengan penambahan ribuan tenaga paruh waktu, bupati optimis bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun dengan pembangunan infrastruktur terbesar di Kabupaten Jember. “Mari kita berkomitmen, tidak ada yang berbeda, yang ada hanya pemerintahan Kabupaten Jember,” ucapnya.
“Bantu saya dalam menciptakan Jember baru dan lebih maju. Ingat, saya tidak dapat melakukannya sendirian,” ujarnya menegaskan. (Yif)

